Belum Sepenuhnya Sadar Jadi Juara Dunia, De La Fuente Bicara Masa Depan hingga 2030
Gani Prayoga · 26 Juli 2026 pukul 07.00 · Sumber: Detik

Euforia gelar juara dunia rupanya belum sepenuhnya diserap oleh Luis de La Fuente. Sang arsitek kesuksesan Spanyol di Piala Dunia 2026 mengaku dirinya masih membutuhkan waktu untuk benar-benar meresapi pencapaian besar bersama La Furia Roja.
Di bawah komando pelatih berusia 65 tahun itu, Spanyol kembali menyentuh puncak sepakbola dunia. Trofi ini menjadi gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah negeri semenanjung Iberia tersebut, sekaligus menegaskan tren positif yang mereka bangun dalam beberapa tahun terakhir.
Perjalanan De La Fuente bersama timnas memang terus menanjak. Setelah mengangkat trofi Nations League pada musim 2022/2023, ia melanjutkannya dengan gelar Piala Eropa 2024, dan kini menutupnya dengan mahkota Piala Dunia. Deretan prestasi itu membuat posisinya nyaris tak tergoyahkan, kecuali bila dirinya sendiri yang memutuskan untuk melepasnya.
Hal itulah yang memancing pertanyaan soal kelanjutan kariernya, apakah ia berminat menukangi Spanyol hingga Piala Dunia 2030. Turnamen tersebut terasa istimewa karena Spanyol akan berstatus tuan rumah bersama Portugal dan Maroko.
"Apakah saya sudah sepenuhnya menyadari apa yang saya capai? Tidak, tidak, saya belum sepenuhnya menyadari," ujar De La Fuente kepada TVE. "Saya masih butuh beberapa hari untuk memproses semua yang kami alami, semua emosi, semua momen kecil terakhir yang sudah sangat luar biasa menarik. Saya perlu beberapa hari lagi. Saya mulai memahami dan melihat berbagai hal, tapi rasanya masih butuh waktu lagi."
Soal masa depannya, mantan bek kiri itu tak menutup pintu untuk terus mengabdi. "Belum lama ini, seorang jurnalis menanyai saya 'Luis apakah kamu mau ada di Piala Dunia berikutnya bersama Spanyol?' Jangan dipasang di tajuk utama ya, tapi kalau ditanya begitu, bagaimana bisa saya tak mau?" katanya.
"Itu merupakan kehormatan terbesar yang bisa didapatkan seorang pelatih, menangani negara sendiri, memimpin tim nasional Spanyol. Bagaimana bisa saya tak mau?"
Meski demikian, De La Fuente memilih untuk tidak terburu-buru memikirkan hal jauh ke depan. "Tapi saya juga sangat berpikir jangka pendek dan saya fokus ke laga-laga kami di bulan September dan Oktober. Piala Dunia berikutnya terasa masih jauh banget."





