LayarSkor
Olahraga

Cuan Fantastis! FIFA Kantongi Rp269 Triliun dari Piala Dunia 2026

Dimas Anggara · 21 Juli 2026 pukul 15.00 · Sumber: Detik

Cuan Fantastis! FIFA Kantongi Rp269 Triliun dari Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 tak hanya menorehkan cerita manis di lapangan hijau, tetapi juga di neraca keuangan FIFA. Federasi sepakbola dunia itu dilaporkan mengeruk pundi-pundi keuntungan dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya sepanjang sejarah turnamen akbar tersebut.

Turnamen yang baru saja rampung ini ditutup dengan kemenangan Timnas Spanyol atas Argentina dengan skor tipis 1-0. Laga puncak berlangsung di New York New Jersey Stadium pada Senin (20/7), menobatkan La Furia Roja sebagai juara dunia terbaru.

Namun, di balik euforia gelar Spanyol, ada pihak lain yang ikut menikmati kesuksesan besar. FIFA sebagai penyelenggara mencatatkan pendapatan yang disebut The Guardian mencapai 15 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp269 triliun. Capaian ini melampaui jauh proyeksi awal yang hanya dipatok di angka 11 miliar dolar AS.

Jika dibandingkan dengan edisi Qatar 2022, lonjakannya sungguh dramatis. Pada gelaran empat tahun lalu, FIFA hanya mengumpulkan 7,5 miliar dolar AS atau kurang lebih Rp134 triliun. Artinya, keuntungan Piala Dunia 2026 melonjak hingga dua kali lipat.

Salah satu faktor pendorong utama adalah bertambahnya jumlah peserta. Jika Qatar 2022 hanya diramaikan 32 negara, edisi 2026 melibatkan 48 tim yang bertanding. Selain itu, melambungnya harga tiket, khususnya di pasar sekunder, turut menyumbang porsi besar terhadap pundi-pundi FIFA. Federasi tersebut menarik komisi 15 persen dari pihak pembeli dan 15 persen lagi dari pihak penjual di pasar sekunder.

Dengan raihan sebesar itu, asosiasi-asosiasi sepakbola di berbagai negara diperkirakan bakal ikut kecipratan manfaat. Meski demikian, rincian pembagiannya belum diumumkan secara resmi.

Keuntungan jumbo ini juga membuka peluang lebar bagi Amerika Serikat untuk kembali menjadi tuan rumah dalam waktu dekat, tepatnya pada edisi 2038. Presiden Donald Trump bahkan secara terbuka menyampaikan hasrat agar negaranya menggelar turnamen secara mandiri di masa mendatang.

"Anda harus memilih Amerika Serikat lagi. Kali ini kami akan mengesampingkan Kanada dan Meksiko," ujar Trump seperti dikutip The Guardian.

Tak berhenti di situ, FIFA kini tengah mengkaji kemungkinan menambah jumlah peserta pada Piala Dunia 2030, dari 48 menjadi 64 tim. Salah satu motivasi di balik rencana ekspansi ini tidak lain adalah upaya untuk mendongkrak keuntungan finansial agar lebih besar lagi dari yang diraih saat ini.

Rekomendasi

Berita Bola Lainnya

Semua berita →