LayarSkor
Olahraga

Javier Tebas Meradang: Ekspansi Piala Dunia 2030 Bisa Rusak Fondasi Sepakbola

Hendra Kusuma · 21 Juli 2026 pukul 12.00 · Sumber: Detik

Javier Tebas Meradang: Ekspansi Piala Dunia 2030 Bisa Rusak Fondasi Sepakbola

Suara penolakan datang dari salah satu tokoh berpengaruh di sepakbola Eropa. Presiden LaLiga, Javier Tebas, tak menahan kekesalannya ketika mengomentari langkah FIFA yang berniat memperluas format Piala Dunia. Bagi Tebas, kebijakan ini justru merugikan ekosistem sepakbola secara keseluruhan.

Piala Dunia 2026 baru saja rampung digelar, dengan Spanyol berhasil menyabet gelar juara. Edisi tersebut menandai perubahan besar karena jumlah peserta melonjak menjadi 48 tim, jauh lebih banyak dibanding format lama yang hanya melibatkan 32 negara.

Belum reda perbincangan soal perluasan itu, FIFA dikabarkan kembali berencana menambah kuota peserta. Piala Dunia 2030 diwacanakan akan diikuti oleh 64 negara. Turnamen tersebut juga memiliki format tuan rumah yang tidak biasa. Maroko, Portugal, dan Spanyol ditunjuk sebagai tuan rumah utama, sementara laga pembuka akan digelar di Argentina, Paraguay, dan Uruguay sebagai penghormatan atas 100 tahun penyelenggaraan Piala Dunia.

Rencana inilah yang membuat Tebas geram. Ia menuding FIFA hanya berorientasi pada Piala Dunia tanpa memperhatikan kondisi para pemain maupun kompetisi lain yang berjalan sepanjang musim. Menurutnya, FIFA abai terhadap nasib liga domestik yang justru memegang peranan vital dalam perputaran ekonomi sepakbola.

"Industri sepak bola bukan hanya Piala Dunia, yang merupakan ajang terpenting. Tidak semuanya bisa berputar di sekitar Piala Dunia. Kompetisi nasional yang mendukung olahraga ini," ucap Tebas seperti dikutip dari Guardian.

Tebas menegaskan bahwa keputusan FIFA berpotensi menghancurkan sektor yang menopang hidup banyak orang. "Mereka menghancurkan industri sepak bola, yang menghasilkan puluhan ribu lapangan kerja, untuk sebuah ajang yang berlangsung selama 40 hari dan melibatkan minoritas pemain. Kita membutuhkan lebih sedikit tim nasional dan lebih banyak perlindungan untuk sepakbola nasional, di semua tingkatan. Mereka tidak menyadari, mereka membuat keputusan yang tidak bertanggung jawab," pungkasnya.

Rekomendasi

Berita Bola Lainnya

Semua berita →