Klub Elite Pesepakbola Peraih Liga Champions dan Piala Dunia dalam Satu Musim yang Sama
Cahyo Wibowo · 23 Juli 2026 pukul 05.40 · Sumber: Detik

Meraih trofi Liga Champions merupakan puncak karier di level klub. Menjuarai Piala Dunia adalah kebanggaan tertinggi bagi seorang pemain di panggung antarnegara. Namun, menggenggam keduanya dalam rentang satu tahun kalender yang sama adalah kemewahan yang hanya dinikmati segelintir orang.
Nama teranyar yang melengkapi daftar istimewa ini adalah Fabian Ruiz. Gelandang asal Spanyol itu menjadi bagian penting skuad Paris Saint-Germain yang menaklukkan Arsenal pada partai puncak Liga Champions di penghujung Mei lalu. Tak berhenti di situ, Ruiz kemudian ikut mengantar Timnas Spanyol menekuk Argentina di final Piala Dunia 2026.
Sebelum Ruiz, ada sosok Raphael Varane. Bek tangguh Prancis ini terlebih dahulu mengangkat trofi Liga Champions bersama Real Madrid, sebelum akhirnya turut membawa Les Bleus menjadi kampiun dunia pada 2018.
Cerita serupa pernah ditorehkan Sami Khedira. Pada 2014, pemain Jerman itu mewujudkan impiannya menjuarai Liga Champions dengan seragam Real Madrid, lalu mempersembahkan gelar Piala Dunia untuk negaranya usai mengalahkan Argentina di laga pamungkas.
Mundur lebih jauh ke 2002, Roberto Carlos menikmati tahun penuh kejayaan. Ia membantu Real Madrid menundukkan Bayer Leverkusen 2-1 di final Liga Champions, kemudian membawa Brasil merobek pertahanan Jerman 2-0 pada partai puncak Piala Dunia di tahun yang sama.
Di era sebelumnya, Christian Karembeu sudah lebih dulu mencatatkan namanya. Pada 1998, ia menjuarai Liga Champions bersama Real Madrid setelah menaklukkan Juventus 1-0. Beberapa waktu berselang, ia turut menjadi pahlawan Prancis yang menghancurkan Brasil 3-0 di final Piala Dunia.
Jejak paling awal ditinggalkan oleh sekelompok legenda Jerman Barat. Franz Beckenbauer, Sepp Maier, Paul Breitner, Gerd Muller, Uli Hoeness, Jupp Kapellmann, dan Hans-Georg Schwarzenbeck sama-sama menjuarai European Cup 1974 — cikal bakal Liga Champions — usai membungkam Atletico Madrid 4-0. Ketujuh nama tersebut kemudian menjadi tulang punggung Timnas Jerman Barat yang mengalahkan Belanda 2-1 di final Piala Dunia 1974.
Dengan tambahan Fabian Ruiz, total hanya 12 pemain yang tercatat mampu menaklukkan dua panggung paling bergengsi di dunia sepak bola dalam satu tahun yang sama.





