Lewandowski: Yamal Belum Tampil Terbaiknya Saat Bawa Spanyol Juara Piala Dunia
Kartika Wulandari · 22 Juli 2026 pukul 14.34 · Sumber: Espn United Kingdom

Robert Lewandowski memberikan pujian kepada Lamine Yamal atas kontribusinya membawa Spanyol meraih trofi Piala Dunia FIFA. Menariknya, penyerang asal Polandia itu menilai Yamal sebenarnya belum menampilkan versi terbaik dirinya sepanjang turnamen lantaran masih dibayangi masalah cedera.
Yamal memasuki ajang tersebut dengan cedera hamstring yang sebelumnya memaksanya absen di sebagian musim ketika Barcelona menjuarai LaLiga. Kondisi itu sempat membatasi peran pemain berusia 19 tahun tersebut bersama timnas Spanyol. Ia total tampil delapan kali, dengan pelatih Luis De La Fuente mengatur menit bermainnya secara hati-hati pada dua laga pertama.
Meski hanya mencetak satu gol dalam 616 menit, Yamal tetap menjadi ancaman berbahaya di sisi kanan sekaligus mencatatkan dribel terbanyak di turnamen dengan angka 35. Ketajamannya turut membantu Spanyol menyingkirkan Portugal di babak 16 besar dan Prancis di semifinal, sebelum akhirnya menaklukkan juara bertahan Argentina 1-0 di partai final.
"Sejujurnya, tidak, kami tidak melihatnya [dalam kondisi terbaik]. Penampilan terbaik, Lamine terbaik bagi saya, jelas bukan musim lalu, tapi dua musim lalu. Itulah versi terbaik Lamine Yamal menurut saya," ujar Lewandowski kepada ESPN.
"Dia masih sangat muda, datang ke Piala Dunia setelah cedera dan tidak bermain sekitar delapan minggu. Itu berat kalau kamu absen delapan minggu lalu harus langsung tampil di Piala Dunia, tidak ada waktu untuk berlatih selain dari laga ke laga. Tapi dia menunjukkan kualitas yang benar-benar bagus. Para pemain Spanyol membantu Lamine, dan Lamine juga membantu seluruh tim. Menurut saya kerja sama itu sempurna."
Lewandowski dan Yamal pernah menjadi rekan setim di Barcelona, di mana keduanya bermain bersama dalam 127 pertandingan di seluruh ajang. Penyerang yang negaranya gagal lolos ke Piala Dunia 2026 itu mengaku pengalamannya di Barcelona membuatnya mendukung Spanyol di final melawan Lionel Messi dan Argentina. Selain Yamal, ia juga sempat sekamar tim dengan sederet peraih trofi seperti Gavi, Pedri, Pau Cubarsi, dan Ferran Torres.
"Saya mengenal banyak pemain Spanyol dan menghabiskan begitu banyak waktu bersama mereka di Barcelona, jadi saya sangat mendukung mereka," kata Lewandowski. "Tentu saja, dari Argentina saya hanya kenal Leo secara pribadi, dan saya tahu dia memenangi Piala Dunia sebelumnya. Itu sebabnya saya mendukung timnas Spanyol, karena kalau kamu bermain bersama dan menghabiskan banyak waktu, lebih mudah untuk mendukung tim itu."
"Saya senang karena saya tahu mereka siap menjuarai Piala Dunia. Mereka masih sangat muda dan masa depan terbentang di hadapan mereka," imbuhnya.
Setelah meninggalkan Barcelona di akhir musim lalu, Lewandowski bergabung dengan klub MLS, Chicago Fire FC, sebagai pemain bebas transfer dengan kontrak dua tahun pada 29 Juli. Ia menegaskan tak ingin membela tim Eropa lain setelah Barcelona, dan itulah salah satu alasan MLS menjadi tujuan menarik baginya.
"Setelah memutuskan meninggalkan Barcelona, saya tidak ingin bertahan di Eropa," ucapnya. "Saya tidak bisa membayangkan diri saya di klub Eropa lain, karena itu saya mencari di luar Eropa. Ada dua atau mungkin tiga tujuan, tapi saya sudah tahu langkah berikutnya akan berada di benua yang berbeda."
Setelah bertemu pelatih Gregg Berhalter dan mengunjungi kota Chicago, ia yakin keputusannya tepat. "Setelah beberapa hari di Chicago, saya harus akui kotanya luar biasa. Orang-orangnya sangat ramah, begitu juga rekan-rekan baru saya. Mereka berusaha keras membantu dan saya sangat menghargainya, karena hari-hari awal terasa panjang. Kamu harus mengurus segalanya, banyak yang harus dikerjakan, dan pada akhirnya kamu tetap harus fokus pada sepak bola karena itu yang paling penting. Hari demi hari saya merasa jauh lebih baik."
Lewandowski dijadwalkan menjalani debut MLS pada Rabu malam melawan Inter Miami CF di Nu Stadium, Miami. Sebelumnya ia diperkirakan tampil pada 16 Juli menghadapi Vancouver Whitecaps, namun laga itu ditunda akibat kualitas udara yang buruk imbas asap kebakaran hutan di Kanada.
"Saya siap melakukan ini dan berusaha membantu rekan-rekan setim serta klub baru saya melangkah lebih jauh, sekaligus memenangi beberapa gelar," tutup Lewandowski.





