Pecah Keheningan 3 Tahun, Scaloni Sampaikan Permohonan Maaf Usai Argentina Tumbang di Final
Dimas Anggara · 27 Juli 2026 pukul 06.20 · Sumber: Detik

Kabar mengejutkan datang dari akun Instagram Lionel Scaloni. Setelah sekian lama tak menyentuh media sosial, sang arsitek Timnas Argentina itu tiba-tiba muncul kembali dengan sebuah unggahan penuh emosi.
Terakhir kali Scaloni membuat unggahan adalah pada Maret 2023. Kala itu ia membagikan momen Argentina yang tengah berlaga di Monumental Stadium, Buenos Aires. Sejak saat itu, akunnya nyaris tak beraktivitas selama tiga tahun penuh.
Barulah pada Senin (27/6/2026) pagi WIB, pelatih berusia 48 tahun tersebut memutus keheningan panjangnya. Ia mengunggah sebuah foto kebersamaan dengan jajaran staf kepelatihan Timnas Argentina, disertai pesan yang cukup panjang dan menyentuh.
Dalam tulisannya, Scaloni menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung Argentina. Permintaan maaf itu tak lepas dari kegagalan pahit yang baru saja dialami Tim Tango di partai puncak Piala Dunia 2026. Argentina tak mampu mempertahankan gelar juara dunia yang mereka rebut pada 2022, setelah takluk 0-1 dari Spanyol di final yang digelar di New York New Jersey Stadium pekan lalu.
"Setelah seminggu yang intens di mana kesedihan dan kegembiraan bercampur, air mata dan senyuman, penderitaan dan ketenangan, kegugupan dan ketenangan, akhirnya saya bisa duduk dan menulis beberapa kata. Meskipun kalian tahu saya bukan penggemar berat media sosial, ini mungkin cara terbaik untuk menghubungi kalian," tulis Scaloni.
"Apa yang bisa saya katakan hanyalah saya minta maaf karena tidak bisa membawakan kalian trofi lain dan memberi kalian kegembiraan baru yang, meskipun hanya untuk beberapa hari, mungkin membuat kalian melupakan semua hal buruk dalam hidup," lanjutnya.
Meski hasil akhir tak sesuai harapan, Scaloni tetap memberi apresiasi tinggi kepada para pemainnya. Ia menegaskan bahwa Lionel Messi dan kawan-kawan telah berjuang mati-matian tanpa pernah menyerah sepanjang turnamen. Bagi Scaloni, semangat pantang menyerah itu sendiri layak dianggap sebagai 'trofi' tersendiri.
Di bagian akhir pesannya, Scaloni tak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pemain, staf kepelatihan, hingga Federasi Sepakbola Argentina (AFA). Ia juga mengungkapkan penghargaan atas kesetiaan para suporter yang terus mendukung timnya hingga titik terakhir.





