Salam Perpisahan Otamendi untuk Argentina Setelah Kegagalan di Final Piala Dunia 2026
Andika Saputra · 23 Juli 2026 pukul 18.30 · Sumber: Detik

Kegagalan Argentina di final Piala Dunia 2026 rupanya menjadi titik akhir perjalanan panjang salah satu pilar pertahanannya. Nicolas Otamendi resmi mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari tim nasional, hanya berselang beberapa hari setelah Albiceleste tunduk di tangan Spanyol.
Bek berpengalaman yang mengemban tugas sebagai wakil kapten itu memilih menutup babak internasionalnya lewat unggahan penuh haru di akun Instagram pribadinya, @nicolasotamendi30. Menurutnya, takdir seolah sengaja menempatkan laga puncak sebagai penampilan pamungkas dalam kariernya bersama Tim Tango.
"Takdir menentukan bahwa pertandingan terakhir saya adalah final Piala Dunia. Hasilnya memang bukan yang kami harapkan, tetapi saya pergi dengan kepala tegak, karena tahu bahwa tim ini telah memberikan segalanya hingga detik terakhir," tulis Otamendi.
Ia menegaskan bahwa perpisahan ini dilakukan dengan hati yang lapang. "Saya mengucapkan selamat tinggal dengan ketenangan hati karena telah memberikan segalanya di lapangan," lanjutnya. Otamendi juga menekankan rasa banggnya mengenakan seragam biru-putih. "Saya tidak pernah menahan sedikit pun usaha, tidak pernah berhenti percaya, dan tidak pernah berhenti merasa bahwa mengenakan seragam ini adalah kehormatan terbesar dalam hidup saya."
Di bawah arahan Lionel Scaloni, Otamendi turut membantu Argentina menembus partai final. Sepanjang turnamen, ia tampil dalam tujuh laga, meski enam di antaranya hanya berstatus sebagai pemain pengganti.
Duel kontra Spanyol di New Jersey Stadium pada Senin (20/7) menjadi penampilan terakhirnya. Argentina harus menerima kekalahan tipis dengan skor 0-1. Dalam laga tersebut, Otamendi tercatat sebagai pemain tertua kedua yang diturunkan Argentina di partai final, yakni pada usia 38 tahun 157 hari, hanya kalah dari Lionel Messi.
Mengawali kariernya di timnas sejak 2009, Otamendi mengumpulkan 138 penampilan dan mencetak delapan gol. Sederet trofi bergengsi turut menghiasi perjalanannya, mulai dari dua gelar Copa America pada 2021 dan 2024, trofi Piala Dunia 2022, hingga Finalissima 2022.





