LayarSkor
Olahraga

Tuli Terhadap Cibiran: Sikap Paredes Usai Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026

Hendra Kusuma · 24 Juli 2026 pukul 17.00 · Sumber: Detik

Tuli Terhadap Cibiran: Sikap Paredes Usai Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026

Kegagalan Argentina mempertahankan takhta Piala Dunia rupanya tak membuat Leandro Paredes ambil pusing dengan derasnya kritik yang mengarah kepadanya. Sang gelandang justru menegaskan bahwa dirinya sama sekali tak menggubris komentar miring yang beredar sepanjang turnamen berlangsung.

Tim Tango harus mengakui keunggulan Spanyol setelah kalah tipis 0-1 di partai puncak yang digelar di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Senin (20/7) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan La Roja dicetak oleh Ferran Torres di masa perpanjangan waktu, mengakhiri harapan Argentina merengkuh gelar beruntun.

Penampilan Paredes di laga final menjadi salah satu sorotan utama. Pemain milik Boca Juniors itu bermain dengan intensitas tinggi dan kerap melakukan pelanggaran keras. Meski sudah mengantongi kartu kuning pada menit ke-52, ia beberapa kali melancarkan tekel berbahaya namun tetap lolos dari kartu merah.

Situasi kian memanas usai peluit panjang berbunyi. Paredes terlibat keributan dengan dua pemain Spanyol, Eric Garcia dan Gavi. Ia terlihat mencekik Garcia, sementara Gavi yang berupaya melerai malah dibanting oleh pemain berusia 32 tahun tersebut. Anehnya, tindakan kekerasan itu pun tak berbuah kartu merah.

Insiden ini kembali menghidupkan spekulasi bahwa wasit memberikan keuntungan bagi Argentina di sepanjang Piala Dunia 2026. Dugaan tersebut sebenarnya sudah mengemuka sejak Albiceleste menyingkirkan Mesir di babak 16 besar.

Namun, Paredes bergeming. Ia mengaku tak ingin ambil pusing dengan segala cibiran maupun tudingan soal peran wasit. Baginya, fokus utama hanyalah memberikan yang terbaik bersama tim nasional. Mantan pemain AS Roma itu bahkan menilai Argentina telah menampilkan permainan luar biasa di ajang tersebut.

"Jika saya mendengarkan semua yang ada di luar sana, saya pasti sudah gila. Semua yang dikatakan sebelum, selama, dan setelah Piala Dunia... Kami menjalani Piala Dunia dengan hebat," ucap Paredes seperti dilansir ESPN.

Kendati demikian, Paredes berbesar hati mengakui bahwa Spanyol memang tampil lebih superior dan pantas keluar sebagai juara. "Spanyol lebih unggul dari kami di final. Mereka sangat layak jadi pemenang dan yang tersisa untuk kami hanyalah menghargai apa yang telah kami capai selama delapan tahun ini. Itu adalah siklus yang spektakuler, suatu kehormatan untuk menjadi bagian dari ini," tutupnya.

Rekomendasi

Berita Bola Lainnya

Semua berita →