Berhenti Minum Alkohol, Pria Ini Wujudkan Mimpi Nonton Semua Laga Inggris di Piala Dunia
Melati Anggraini · 23 Juli 2026 pukul 22.11 · Sumber: The Bbc

Sebuah kisah inspiratif datang dari Darren Thompson, pria asal Hinckley, Leicestershire, Inggris. Ia berhasil hadir di setiap pertandingan timnas Inggris pada gelaran Piala Dunia dengan menggunakan uang yang selama ini biasa ia habiskan untuk membeli alkohol. Bagi Darren, pencapaian ini terasa begitu surreal karena berhasil mewujudkan impian masa kecilnya.
Darren, yang kini berusia 53 tahun, merupakan seorang pecandu alkohol yang tengah dalam masa pemulihan. Ia baru saja kembali ke Inggris setelah beberapa pekan mengikuti perjalanan The Three Lions di Amerika Serikat dan Meksiko. Kepada BBC, ia menggambarkan pengalamannya sebagai "perjalanan seumur hidup yang luar biasa" yang bahkan melampaui ekspektasinya. Ia pun merasa bangga telah berhasil mengubah jalan hidupnya.
Sebelum bangkit, Darren mengaku hidupnya sempat "tak terkendali" hingga membuatnya harus dirawat di rumah sakit. Titik baliknya terjadi tiga tahun lalu setelah ia menjalani rehabilitasi. "Saya tidak pernah berniat menjadi pecandu alkohol," ujarnya. "Saya hanya menjalani hidup penuh dengan minuman karena pekerjaan, sering menginap di hotel, dan kehidupan sosial yang padat. Semuanya perlahan mencengkeram saya."
Manajer penjualan ini mengaku telah memimpikan hadir langsung di Piala Dunia sejak menyaksikan Inggris melawan Spanyol di layar televisi pada turnamen 1982, saat ia masih berusia 10 tahun. Kali ini, ia memutuskan untuk benar-benar mewujudkannya dan berhasil mendapatkan tiket untuk seluruh laga Inggris.
"Semua tiket saya menghabiskan 9.000 poundsterling," katanya. "Uang itu saya kumpulkan dari tidak minum alkohol. Tapi saya mendapat pengembalian 4.500 poundsterling karena Inggris tidak lolos ke final."
Momen paling berkesan bagi Darren adalah saat Inggris menang 3-2 atas Meksiko pada 5 Juli. "Sungguh menakjubkan," ungkapnya. "Berada di tengah atmosfer itu, dikelilingi para suporter Inggris. Saya bertemu begitu banyak orang hebat, termasuk suporter lawan, terutama para pendukung Ghana yang luar biasa. Kami semua menari bersama. Saya sangat menikmatinya dan merasakan momen terbaik dalam hidup saya."
Darren mengaku masih terus mendapatkan dukungan untuk tetap bertahan tanpa alkohol. Namun ia tidak menampik bahwa berada di tengah orang-orang yang meminum minuman keras selama turnamen bukanlah hal mudah. "Di beberapa pertandingan, penonton boleh membawa bir ke dalam stadion, dan ketika kami mencetak gol, saya sampai berlumuran bir," ceritanya. "Memang begitulah situasinya, tapi saya berhasil melewatinya. Saya cukup bangga pada diri sendiri. Saya tidak percaya bisa melakukan semua ini tanpa minum. Hidup saya benar-benar berubah."
Darren menyebut perjalanan selama 35 hari itu sebagai pengalaman "luar biasa" dan "impian masa kecil yang akhirnya menjadi kenyataan". Setelah membagikan kisahnya, banyak orang menghubunginya melalui media sosial. "Ada mantan rekan kerja yang bilang ia sudah beberapa bulan tidak minum, dan itu semua karena terinspirasi dari saya," ujarnya.
"Inilah inti dari semuanya. Saya pernah berada di posisi itu, saya sangat memahami perasaan orang-orang dengan kecanduan. Jika saya bisa membantu dan menginspirasi seseorang, serta meningkatkan kesadaran, maka semua ini menjadi berarti," pungkasnya.





