LayarSkor
Olahraga

Javier Tebas Serang Infantino: Waktunya Presiden FIFA Angkat Kaki

Dimas Anggara · 21 Juli 2026 pukul 16.00 · Sumber: Detik

Javier Tebas Serang Infantino: Waktunya Presiden FIFA Angkat Kaki

Panggung sepakbola dunia kembali memanas oleh perseteruan di level petinggi. Presiden LaLiga, Javier Tebas, terang-terangan meminta Gianni Infantino melepaskan kursi presiden FIFA. Bagi Tebas, sosok asal Swiss itu tak lagi menaruh perhatian pada sepakbola dan hanya berorientasi pada uang.

Gelombang kritik terhadap Infantino kian kencang selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Sejumlah kebijakan FIFA dinilai justru mencederai semangat permainan. Salah satunya adalah penerapan jeda minum yang diduga hanya menjadi celah untuk menyisipkan slot iklan.

Sorotan lain datang dari keputusan menganulir sanksi kartu merah yang sebelumnya dijatuhkan kepada pemain Amerika Serikat, Folarin Balogun. Pembatalan itu disebut terjadi setelah adanya campur tangan dari Gedung Putih. FIFA pun terlihat tak berdaya di hadapan AS selaku tuan rumah, ditambah insiden wasit asal Somalia, Omar Artan, yang ditolak masuk ke negara tersebut.

Suara ketidakpuasan makin nyaring seiring munculnya wacana Piala Dunia 2030 yang bakal diikuti 64 tim. Penambahan jumlah peserta ini dianggap sebagai strategi FIFA meraup pemasukan lebih besar, terutama dari lonjakan penjualan tiket pertandingan.

Melihat merosotnya integritas FIFA di ajang tersebut, Tebas menuntut Infantino bertanggung jawab dengan mengundurkan diri. "Infantino tidak tertarik pada sepakbola, tetapi ia mendapat dukungan dari federasi-federasi karena tidak ada yang berani menentangnya," ujar Tebas seperti dikutip dari A Bola.

"Menurut pendapat saya, ya, saya pikir waktunya telah tiba [untuk mundur]! Namun dia mendapat dukungan dari sistem, dari federasi-federasi," tambahnya.

Tebas juga menyoroti minimnya perlawanan terhadap Infantino. "Tidak ada kandidat oposisi, tidak ada yang ingin kalah. Begitulah sistemnya dan sistem ini sakit dari akarnya. Dia seharusnya tidak bertahan di posisinya saat ini, tetapi keadaan mengharuskan dia untuk tidak mundur."

Di bagian akhir, ia mengecam mereka yang hanya bersuara tanpa bertindak. "Akhir-akhir ini di Amerika saya mendengar begitu banyak orang menentang Infantino, yang tidak setuju dengan apa yang dia lakukan. Mereka bersuara tapi tidak melakukan apa pun. Saya tidak tahu mana yang lebih buruk, diam atau terlibat, karena mereka yang tetap diam sangat menyadari kerusakan yang diderita sepakbola," tegasnya.

Rekomendasi

Berita Bola Lainnya

Semua berita →